SUGENG RAWUH

Selasa, 06 April 2010

Redoks

Reaksi Reduksi Oksidasi

Teori lama
Reduksi adalah pelepasan oksigen dari suatu senyawa
Oksidasi adalah bersenyawanya suatu zat dengan oksigen

contoh:
Reduksi: CuO + H2 --> Cu + H2O
FeO + CO --> Cu + CO2
Oksidasi: C + O2 --> CO2
4Fe + 3O2 --> 2Fe2O3

Teori Modern
Oksidasi adalah:
a. Proses pelepasan elektron
b. Naiknya muatan positif
c. Turunnya muatan negatif
contoh: a. K --> K+ + e
b. Zn --> Zn2+ + 2e
c. Fe --> Fe3+ + 3e
d. Fe2+ --> Fe3+ + e
Reduksi
a. Proses penangkapan elektron
b. Naiknya muatan negatif
c. Turunnya muatan positif
contoh: a. Cu2+ + 2e --> Cu
b. Sn4+ + 2e --> Sn2+
c. Cl + 2e --> 2Cl-
Catatan: Melepaskan elektron artinya memberikan elektron kepada atom lain dan menangkap elektron artinya menerima elektron dari atom lain. Oleh karena itu peristiwa pelepasan elektron oleh suatu atom selalu disertai dengan peristiwa penangkapan elektron oleh atom lain. Sehingga peristiwa oksidasi selalu disertai dengan peristiwa reduksi.

contoh
*Reaksi Reduksi
Cu2+ + 2e --> Cu
*Reaksi Oksidasi
Zn --> Zn2+ + 2e
Maka reaksi redoks
Zn --> Zn2+ + 2e
Cu2+ + 2e --> Cu
-----------------------
Zn + Cu2+ --> Zn2+ + Cu

Jika suatu zat mengalami oksidasi atau melepaskan elektron maka zat tersebut menyebabkan zat lain mengalami reduksi atau menerima elektron oleh karena itu zat yang mengalami oksidasi disebut zat pereduksi atau reduktor karena ia mereduksi zat lain. Sebaliknya jika suatu zat mengalami reduksi atau menangkap elektron maka zat tersebut menyebabkan zat lain akan mengalami oksidasi atau melepaskan elektron. Zat yang mengalami reduksi disebut zat pengoksidasi atau oksidator karena ia mengoksidasi zt lain.

Menyetarakan persamaan redoks
Suatu redoks dikatakan setara atau tertulis lengkap jika menemui hal-hal sebagai berikut:
a. Jumlah atom di ruas kiri = jumlah atom di ruas kanan
b. Jumlah muatan di ruas kiri = jumlah muatan di ruas kanan
c. Karena kebanyakan reaksi redoks berlangsung dalam bentuk larutan dan pada suasana asam atau basa maka faktor H+ atau OH- harus dituliskan
Contoh: 1. Fe2+ + MnO4- --> Fe3+ + Mn2+
2. P + NO3- --> PO43- + NO
Reaksi-reaksi tersebut di atas belum setara karena belum memenuhi hal-hal yang disebut di atas.
Cara menyetarakan Redoks (langkah-langkahnya)
1. Tentukan reaksi oksidasi dan reduksi dengan cara melihat perubahan bilangan oksidasi. Tuliskan berapa perubahan bilangan oksidasi tersebut?
2. Samakan jumlah elektron yang diterima dengan cara menambahkan angka koefisien.
3. Samakan jumlah muatan ruas kiri dan jumlah muatan ruas kanan dengan cara
a. Jika muatan di ruas kiri lebih kecil tambahkan H+
b. Jika muatan di ruas kiri lebih besar tambahakan OH-
4. Samakan jumlah atom H di ruas kiri dan di ruas kanan dengan cara menambahkan H2O di ruas kanan.

Red(5)
+7!----------------! Fe2+ --> Fe3+ +e
Fe3+ + MnO4- --> Fe3+ + Mn2+
!-----------------!
oks(1) x 5

H+ + 5Fe2+ + MnO4- --> 5Fe3+ + Mn2+ + 4H2O

Red (3)x5
+5!----------------!+2
P + NO3- --> PO43- + NO
!-------------!+5
oks (5)x3

P --> PO43- + 5e)x3 = 3P --> 3PO43- + 15e
NO3- + 3e --> NO)x5 = 5NO3- + 15e --> 5 NO
--------------------- +
3P + 5NO3- --> 3PO43- + 5NO

4OH- + 3P + 5NO3- --> 3PO43- + 5NO 2H2O

Tidak ada komentar:

Posting Komentar